Balai Panjang – Bantuan darurat kembali dikerahkan pemerintah melalui jalur udara untuk percepatan penanganan bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Empat pesawat TNI Angkatan Udara yang terdiri dari tiga Super Hercules dan satu A400 diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Bantuan darurat melalui udara ini dikirim atas instruksi langsung Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto. Sekretaris Kabinet Letkol Inf Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa sejak hari pertama bencana pada 25 November, Presiden telah memerintahkan seluruh jajaran bergerak cepat tanpa jeda untuk memastikan bantuan darurat ini segera tiba di lokasi terdampak.
Pengiriman pesawat dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Teddy menjelaskan bahwa tiga pesawat Hercules dan satu A400 masing-masing diarahkan ke bandara terdekat dari wilayah bencana. Pesawat menuju Padang di Sumatra Barat, Bandara Silangit di Tapanuli, serta dua titik di Aceh yaitu Banda Aceh dan Lhokseumawe yang menjadi akses terdekat ke lokasi terdampak.
Instruksi Presiden juga menekankan bahwa bantuan harus segera menjangkau titik terdalam di seluruh daerah bencana. Teddy menyampaikan bahwa alur distribusi bantuan dalam beberapa hari terakhir terus berjalan menggunakan pesawat TNI dan maskapai sipil. Seluruh barang yang dikirimkan disesuaikan dengan kebutuhan aktual di lapangan.
Koordinasi pemerintah dilakukan secara langsung antara Presiden Prabowo dan jajaran terkait dengan para kepala daerah. Teddy menjelaskan bahwa Presiden telah menelpon Gubernur Sumatra Utara, Pemerintah Aceh, serta para kepala daerah di Sumatra Barat dan Tapanuli, termasuk Masinton Pasaribu dan Gus Irawan. Data kebutuhan dari para kepala daerah itulah yang menjadi dasar penyusunan bantuan yang diberangkatkan pagi ini.
Bantuan logistik yang diterbangkan mencakup tenda sekitar 150 unit, 64 perahu karet untuk evakuasi, genset, alat bantu listrik, serta sekitar 100 perangkat komunikasi untuk memulihkan sinyal. Selain itu, dikirim pula makanan siap saji, tim medis TNI, dan tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan.
Teddy menegaskan kembali bahwa arahan Presiden Prabowo adalah memastikan seluruh bantuan mencapai lokasi terdalam dan paling membutuhkan. Pemerintah pusat dan daerah kini terus berkoordinasi untuk menjamin proses evakuasi, pemulihan awal, dan dukungan logistik berjalan lancar.





